dunia possibilitas

Saya sedang menunggu angkot pulang dari kampus saat itu. Cuaca Bandung sedang aneh, sebentar panas lalu hujan lalu panas lagi. Orang-orang di sebelah mengibaskan payung mereka, pelan menundukkan ujung payung ke bawah agar airnya mengalir. Saya melirik ke halte di seberang jalan. Anak kecil berpayung besar bergerombol di sana. Ojek payung sedang tak laku sebab tak hujan. Salah seorang anak kecil berdiri mepet di sebelah bapak muda berkemeja hijau. Anak itu menarik tangannya pelan, dengan tenang menyusupkan jarinya di saku belakang bapak itu. Pengutil cilik!

Saya diam saja melihat aksi anak itu. Luar biasa lihai. Si bapak tenang tak terganggu, sementara anak kecil itu pun tenang mengutil. Oh dunia macam apa yang membiarkan seorang anak mengutil dengan lihai?