dunia possibilitas

mimpi dan hal-hal lain yang penting

kemarin dulu saya menonton film yang katanya dapat best picture itu: up in the air. tidak jelas alasannya kenapa saya ingin nonton film itu, apakah karena ada george clooney si bapak-bapak yang nyeleneh idealis sekaligus tampan? tidak juga. bagi kalian yang tahu saya pasti dugaannya berbeda: karena poster film itu menggambarkan lokasi di bandara, ditandai dengan pesawat yang terlihat besar pada latar belakangnya.

kemarinnya lagi saya menonton film hasil unduhan dari rileks (ehm) yang merupakan rekomendasi dari teman-teman saya. judul filmnya 3 Idiots, sebuah film india yang menceritakan intisari pendidikan, potensi, passion, ketulusan, dan persahabatan (serta sedikit tari-tarian ala india, tentu. saya terus menskip bagian ini dan pada akhirnya menyerah untuk menikmatinya saja daripada harus kelewat beberapa hal penting, haha).

beberapa orang mungkin menganggap saya aneh karena apa yang saya tulis pada kolom cita-cita saya di buku perkenalan angkatan saat ospek jurusan: PILOT. beberapa yang lain mungkin merasa aneh ketika saya dulu ingin masuk teknik penerbangan tapi sekarang terdampar di teknik elektro. beberapa bagian lain mungkin pula merasa ganjil ketika saya bercerita impian saya: membangun pabrik pesawat mandiri milik indonesia.

jangan khawatir ini hanya tulisan random. kalau dipikir mana pernah tulisan saya tidak random. karena saya tidak pernah peduli bagaimana akhirnya. dan soal mimpi itu sama juga begitu. dulu saya pernah disindir senior saya yang tahu dari dulu saya ingin masuk teknik penerbangan, kenapa malah masuk teknik elektro? katanya. yah mungkin dia kecewa sama saya.

awalnya memang saya sedikit gelisah. tapi hidup jalan terus. lebih baik ambil semua intisari sampai tetes terakhir dari hal-hal yang pernah kita jalani, lalu bergegas meramunya menjadi obat pamungkas buat bangsa ini. bangsa bumi manusia.


  1. poengo posted this